Media Berbagi Ilmu

Selamat datang di blogg Media Berbagi Ilmu.

Rabu, 22 Februari 2012

Analisis Iklan Dari Sudut 4P Marketing Mix


Nama              : Faisal Abduh
NIM                 : 360903008Z
Kelas               : Penerbitan 4F Sore
Mata Kuliah   : Periklanan
Dosen              : Bapak Andi Ahmad Gunadi
Tugas              : Analisis Iklan Dari Sudut 4P Marketing Mix
Nama Produk : Bule Band
blueband50.jpg
Sekilah tentang Blue band
Meskipun produk Blue Band sudah ada sejak 1920-an, di Indonesia produk ini masuk pertama kali pada 1934. Tema komunikasi yang disampaikan pada awalnya adalah "Buatlah hari mereka menyehatkan". Tujuannya adalah untuk meningkatkan market share dan mencari pelanggan baru sebanyak-banyaknya. Saat ini, tema komunikasi berubah menjadi “mendorong konsumsi melalui peningkatan relevansi dalam memasak”.
Itulah sebabnya Blue Band selalu melampirkan resep-resep masakan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan frekuensi konsumsi pelanggan. Strategi pemasaran yang diterapkan pada saat pasar sudah dewasa (maturity) adalah intensifikasi, yaitu meningkatkan konsumsi pelanggan loyal. Karena berdasarkan hasil riset, mencari pelanggan baru biayanya 4 kali lebih mahal dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.


MARKETING MIX (Bauran Pemasaran) 4P
1.    Produk
Produk yang dibahas di sini adalah produk untuk nutrisi makanan.
a.      Kualitas
Kualitas produk ini sudah bisa dibuktikan dengan baik. Terbukti bahwa hingga saat ini produk masih digunakan dan laku di pasaran. Bahkan, Pada tahun 2004 dan 2005, selama dua tahun berturut-turut sejak produk ini diikutkan dalam survei kepuasan pelanggan  oleh SWA (salah satu majalah bisnis terkemuka) dan Frontier, produk ini dianugerahi ICSA (Penghargaan Kepuasan Pelanggan Indonesia).
b.      Keistimewaan
Keistimewaan dari produk ini sendiri terlihat dari kandungan nutrisi yang tinggi yang sudah dibentuk selama 80 tahun saat pertama produk dihadirkan/dipasarkan di masyarakat. Selain itu, produk ini menjadikan kesehatan yang memegang peranan penting dalam produk, bisa disajikan dengan simpel dan mudah bagi aneka makanan seperti roti, kue, hingga nasi goreng.
c.       Pilihan Produk
Saat dibentuk, perusahaan melihat bahwa pentingnya kesehatan serta dalam makanan. Oleh karena itu, dibuatlah produk ini untuk memberikan nutrisi makanan terutama bagi anak-anak dan keluarga. Awalnya produk ini hanya menjual dalam bentuk sachet-an gram, akan tetapi seiring dengan perkembangan dan permintaan konsumen maka dibuat pula dalam bentuk kilogram.
d.      Nama Merek (Brand Name)
Nama merek produk adalah Blue Band. Tentu nama merek ini dibuat dengan pertimbangan penuh perusahaan guna menciptakan kepercayaan, keyakinan, kekuatan, keawetan, serta status di mata masyarakat (konsumen). Dan, ternyata hingga sekarang nama Blue Band masih melekat kuat di benak masyarakat.
e.      Kemasan
Kemasan sama pentingnya dengan kualitas produk yang fungsinya juga mendorong minat pembeli untuk membeli suatu produk. Dalam hal ini, produk Blue Band memberikan kemasan yang menarik, memberikan bentuk yang inovasi seiring dengan perkembangan jaman. Selain itu, warna yang diberikan sengaja dibuat terang (warna kuning) dengan perpaduan yang harmonis sehingga mudah memberikan delay effect di benak konsumen.
2.    Tempat (Place)
Sebagai produk makanan yang menjunjung nilai kesehatan, maka produk harus selalu higienis agar konsumen benar-benar yakin ketika membeli atau mengkonsumsinya. Salah satu faktor kesehatan tersebut juga tergantung tempat (place) dilakukannya pendistribusian.  Makah hal-hal itulah yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat sebagai saluran distribusi.
a.      Saluran Distribusi (distribusi channel)
Dalam saluran distribusi tentu akan melewati wholesaler, dan peritel (retailer) hingga akhirnya sampai kepada konsumen. Dalam hal ini Blue Band menggunakan distribusi yang tidak hanya melalui retailer besar seperti supermarket, tetapi juga kepada toko-toko agar lebih mudah dijangkau oleh konsumen.
b.      Jangkauan
Jangkauan distribusi produk akan didistribusikan tidak hanya ke tempat penjualan menengah ke atas tetapi juga ke toko-toko di seluruh Indonesia. Bahkan salesman Unilever sudah menembus 100 outlet dan 9000 desa di seluruh Indonesia.
c.       Lokasi
Lokasi sendiri antara lain di supermarket menengah ke atas dan toko-toko. Agar selain memudahkan konsumen dalam mendapatkan produk Blue Band, tapi produk tetap memiliki nilai jual yang baik di mata masyarakat.
d.      Inventory/stok produk
Untuk memenuhi permintaan konsumen, stok produk sendiri dibuat secara berlanjut. Jadi, produk yang berhasil terjual dihitung sesuai persentase permintaan konsumen. Namun apabila terjadi peningkatan, maka diproduksi secara berkelanjutan seiring dengan penjualan dan disalurkan oleh wholesaler sehingga retailer tetap mempunyai stok produk.
e.      Transportasi
Agar pendistribusian lancar, maka sistem pengangkutan dilakukan lebih cepat dari waktu ditentukannya pendistribusian. Transportasi unilever sendiri menggunakan jalur darat untuk daerah-daerah daratan, serta transportasi laut untuk wilayah kepulauan. Sehingga pasar unilever menembus seluruh wilayah Indonesia.
3.    Price (Harga)
Harga untuk blue band sendiri berbeda-beda, sesuai dengan besarnya ukuran (gram). Harga mulai dari ukuran 17gr hingga 15kg dari Rp4.800-Rp298.000.
a.      Daftar Harga
Tentu daftar harga juga sangat penting dicantumkan dalam produk untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian atau perhitungan. Berikut beberapa daftar harga Blue Band:
a. Blue Band 200gr           Rp 8500
b. Blue Band 250gr           Rp12500
c. Blue Band 8kg               Rp98.750
d. Blue Band 4,5kg            Rp102.500
e. Blue Band 15kg             Rp298.000
             b.   Potongan Harga
Untuk menarik minat konsumen maka dalam pemasaran produk diadakan pemotongan harga (discount). Pemotongan harga sendiri dianggap mampu menarik minat konsumen dalam melakukan pembelian produk terutama pada saat acara atau hari-hari tertentu seperti hari menjelang lebaran dan sebagainya. Misalnya potongan harga untuk Blue Band ini berlaku pada Blue Band 15Kg yang harga awalnya Rp298.000, diberikan discount menjadi Rp280.000.
c.       Pemberian Hadiah
Pemberian hadiah dilakukan oleh produk Blue Band selain sebagai penarik minat konsumen, tapi juga sebagai penghargaan dan ucapan  terhadap pelanggan setia Blue Band. Sampai saat ini hadiah yang diberikan Blue Band kepada konsumen antara lain tasbih digital, pemberian THR hingga hadiah umroh.
d.      Sistem Pembayaran
Untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembayaran maka perusahaan memudahkannya dengan cara memberikan kemudahan menggunakan credit card untuk pembelian di supermarket atau outlet tertentu.
e.      Credit Term (tenggang waktu)

f.        Promotion ( Promosi)


g.      Advertising (periklanan)
Di Indonesia, Blue Band diluncurkan pada tahun 1934, sebagai produk  makanan Unilever pertama di negara ini. Berikut ini adalah sejarah singkat dan tahun-tahun yang penting produk tersebut.
Sejak diluncurkan pertama di Indonesia sejak 1934, akhirnya promosi melalui media iklan mulai dilakukan pada 1978 dengan kampanye pertama di Televisi dengan slogan “Buatlah hari mereka menyehatkan”. Lalu pada 1987 meluncurkan kampanye kedua di Televisi dengan slogan “Membuat impian mereka menjadi kenyataan.” Tahun 1992 meluncurkan Blue Band spesial – Margarin yang didinginkan-dicabut pada tahun 1987 karena volumenya rendah. Tahun 1998 krisis dan diluncurkan dalam sachet (paket hemat). Lalu, pada 2003 diluncurkan kembali dalam kemasan baru dan slogan “Rasa dan Gizi.” Dan, pada 2004 mengkomunikasikan slogan baru “Menciptakan tumbuh kembang yang membahagiakan.” Hingga saat ini advertising Blue Band masih terus dilakukan baik melalui televise, radio, maupun media cetak.

h.      Personal Selling (penjualan perorangan)
Cara ini juga rupanya secara tidak langsung dilakukan oleh tim marketing unilever dalam memasarkan produknya. Ini dimaksudkan untuk lebih memudahkan konsumen mendapatkan produk. Personal selling misalnya pihak pemasaran memberikan pelayanan langsung untuk membeli produk via telepon atau online.
i.        Sales Promotion (SP)
Promosi produk Blue Band sendiri dilakukan tidak hanya melalui media televisi tapi juga melalui media cetak (Koran, majalah).
j.        Public Relation (PR)
Untuk menjaga komunikasi dan loyalitas dengan para konsumen maka peran seorang PR tentu sangatlah penting. Hubungan dengan masyarakat ini tentu dilakukan oleh Blue Band seperti misalnya seminar, donasi, dan kotak saran.
k.       Direct Marketing (DM)
Direct marketing atau pemasaran langsung dilakukan juga oleh perusahaan unilever untuk meyakinkan pembeli serta sebagai salah satu cara untuk mengefektifkan pemasaran dan promosi. Misalnya saja melalui telemarketing, melalui televisi dan radio, email, atau katalog.
l.        Integrated Marketing (Pemasaran terpadu)
m.    Event Marketing
Merupakan cara yang dianggap efektif dalam melakukan promosi pemasaran produk. Misalnya mengadakan acara yang melibatkan langsung orang/konsumen yang potensial dalam melakukan pembelian.
n.      Local Area Marketing (Pemasaran Lokal)
Local area marketing sepertinya tidak dilakukan oleh perusahaan unilever, Karena hampir di semua wilayah Indonesia produk unilever tersebar. Hal ini dikarenakan kesetiaan perusahaan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen di seluruh Indonesia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beri komentarmu di sini ^^